
Ternyata
Ada yang milih mati-matian ngembangin usahanya sendirian karena ingin ngebuktiin sesuatu ke dirinya dan keluarganya. Namun, kepercayaannya sendiri mati terkubur karena ketakutan kata orang lain.
Ternyata
Ada yang milih berhenti untuk suatu saat, karena dikhianati oleh teman-temanya. Ia tumbuh dilingkungan yang salah. Pada akhirnya, ia tenggelam dengan keluguan dan kepolosannya.
Ternyata
Ada juga yang milih untuk semuanya disimpan sendiri. Barang berharganya, uangnya, bahkan pikiran dan keresahannya tak dibagikan oleh orang lain. Ia ingi berkonsultasi kepada orang yang profesional, psikiater contohnya, namun ia malu dan takut. Ketakutannya membatasi dirinya untuk berbagi.
Tapi Juga Ternyata
Ada yang mimpinya terkubur karena keterbatasanya. Ia harus merangkak karena kakinya yang lumpuh. Namun ia justru melawan kelemahannya itu untuk orang lain. Ia cenderung tidak peduli apa kata orang. Yang ia tau adalah “Saya harus bermanfaat untuk orang lain”.
Untuk kamu yang suka :
- Ngeluh karena pekerjaanmu yang sulit
- Capek dengan kata orang lain mencapmu buruk
- Berhenti bermimpi karena sering gagal
Kamu harus bertemu dengan Siti Alfiah, seorang perempuan disabilitas, telah membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan. Meskipun hanya lulusan SMP, ia berhasil mengajar anak-anak tingkat SMP dan SMA dalam mata pelajaran yang membutuhkan pemahaman mendalam seperti sains dan matematika. Kisah inspiratif ini bermula dari sebuah kejadian sederhana dan berdampak pada lingkungannya.
Masih ngeluh?