LAZIS Sabilillah Beri Uang Tunai Kepada Warga Penderita Sakit Menahun

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter

MALANG – Salah satu warga Jl. LA Sucipto gg 16, kelurahan Blimbing harus berbaring di tempat tidur karena sakit menahun. Ia adalah Mbah Nasikah.

Perempuan berusia 81 tahun ini tinggal bersama salah satu anaknya. Selama 10 tahun ia harus menahan sakit karena jatuh terkilir dari depan kamar tidurnya yang pada akhirnya melumpuhkan kakinya.

Seriap harinya, ia mengandalkan anak satunya dari enam bersaudara yang menjadi tukang jahit. Dengan keuangan yang minim.

Di sisi lain, karena keterbatasan biaya dan belum adanya perhatian dari pemerintah, ia terus bersabar dan ihtiyar menanti harinya yang dengan kondisi sakit.

Namun dengan kondisinya demikian, Mbah Nasikah setiap hari tetap mengaji dan masih Faseh. Sholat lima waktu juga masih terjaga dengan tenaga seadanya.

Kisah mbah Nasikah ini merupakan satu dari 30 orang yang menerima bantuan dari LAZIS Sabilillah di kelurahan Blimbing

Pihaknya memberikan bantuan langsung secara tunai senilai 1 juta kepada keluarga penderita untuk tambahan biaya berobat atau kehidupan harinya.

Menurut Sofian Arif sebagai koordinator distribusi LAZIS Sabilillah, program bantuan penderita sakit menahun ini merupakan program isidentil yang diberikan kepada lembaga untuk mereka yang mempunyai sakit menahun dan dari keluarga tidak mampu.

“Anggaran kita 30 Orang di wilayah Blimbing.  Sementara ada 10 yang sudah menerima. Mereka Rata-rata sakit struk, jantung atau karena kecelakaan,” tandas Farid panggilanya.

Ia menambahkan, program ini merupakan program isidentil yang diberikan LAZIS Sabilillah selain korban Yatim Covid.
“Ada bantuan yatim korban covid dan bantuan penderita sakit menaun. Semuanya isidentil. Kita terus berjalan di kelurahan yang lain. Kita targetkan sampai Desember tahun ini selesai,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan bantuan langsung tunai ini dapat meringankan mereka yang membutuhkan biaya obat. Apalagi, mereka yang harus dirumahkan karena pandemi ini.

“Meskipun tidak banyak semoga membantu mereka. Karena sejatinya lembaga hanya perantara saja, yang sejati adalah pertolongan Allah SWT,” tutupnya